Headlines News :
Home » , » COO KPC Berikan Motivasi Peserta Beasiswa PGC

COO KPC Berikan Motivasi Peserta Beasiswa PGC

Oleh By Redaksi : on Jumat, 05 September 2014 | 01.00.00

50 Pelajar Dibeasiswa Tahun Ajaran 2014/2015

[caption id="attachment_7552" align="aligncenter" width="900"]Presiden PGC R. Utoro (baju biru) mengajak siswa Kutai Timur agar prestasi lebih tinggi dengan symbol mengangkat tangan Mujiburohman, siswa SMPN 3 Sangatta Utara, dalam acara serah terima beasiswa YPPGC tahun ajaran 2014/2015. Presiden PGC R. Utoro (baju biru) mengajak siswa Kutai Timur agar prestasi lebih tinggi dengan symbol mengangkat tangan Mujiburohman, siswa SMPN 3 Sangatta Utara, dalam acara serah terima beasiswa YPPGC tahun ajaran 2014/2015.[/caption]

Sangatta, wartakutim.com - Presiden Prima Golf Club (PGC) R. Utoro membangkitkan semangat para pelajar, yang diterima sebagai peserta beasiswa Yayasan Pendidikan Prima Golf Club (YPPGC), tahun ajaran 2014/2015. Utoro meyakinkan para siswa itu, agar mereka terus berprestasi agar kelanjutan pendidikan mereka lebih terjamin.


“Kalian tidak boleh kendor. Ayo, tetap bersemangat untuk tingkatkan prestasi. Tidak ada alasan kita tidak bersekolah hanya karena tidak memiliki kemampuan secara ekonomi. Tugas kalian hanya berprestasi. Selanjutnya untuk membiayai kelanjutan pendidikan, banyak jalan. Ada pemerintah yang akan menggratiskan biaya sekolah dan ada KPC, termasuk komunitas golf ini yang memiliki kepedulian,” ujar Utoro di ruang Hexagonal YPPSB, Sangatta, Kamis (4/9).


“Kalau kalian sekarang SMP atau SMA, masih bisa mengajukan lagi bagaimana ke jenjang selanjutnya yang lebih tinggi. Ingat, tidak boleh putus. Tidak ada alasan, kalau kita punya kemauan dan prestasi pasti ada dukungan dari berbagai pihak,” ujar Chief Operating Officer (COO) KPC itu.


Utoro lebih lanjut mengatakan, komunitas penghobi olahraga golf PGC, telah berpartisipasi meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) masyarakat Kutai Timur, sejak 20 tahun lalu, yakni pada tahun 1994. Tercatat sekitar 300 orang telah dibeasiswakan dan sebagian telah berkarya dalam berbagai profesi, seperti dokter, guru, PNS dan lainya.


Utoro meyakini, program beasiswa adalah salah satu bentuk investasi pembangunan dalam bidang SDM, karena akan melanjutkan estafet pembangunan daerah. “Karena harapan kita, anak-anak Kutai Timur ini bisa berprestasi dan kembali lagi untuk melanjutkan estafet pembangunan di daerah ini,” kata Utoro.


Selain sebagai Presiden PGC dan COO KPC, Utoro adalah peraih anugerah ahli pertambangan batubara dari Gubernur Kaltim tahun 2014. Utoro dinilai sebagai salah satu Putra terbaik Kalimantan Timur, yang diberikan pada acara HUT Pemprov Kaltim ke 57 Tahun, pada 9 Januari 2014 lalu.
Utoro meyakini, dukungan dalam dunia pendidikan merupakan salah satu solusi untuk mencapai kemakmuran Kutai Timur yang diharapkan bersama. “Melalui dukungan dalam dunia pendidikan ini, saya yakin merupakan salah satu solusi untuk mencapai kemakmuran Kutai Timur yang kita harapkan bersama. Melalu pendidikan yang baik, kita bisa memutus mata rantai kemiskinan,” kata Utoro.


Pada akhir sesi motivasinya, Utoro berpesan, agar jangan pernah puas dengan prestasi yang ada saat ini. “Jangan pernah puas dengan prestasi yang ada saat ini. Raihlah prestasi setinggi mungkin, sehingga akan memudahkan kalian menerima pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi,” tutup Utoro.


Pada tahun ajaran 2014/2015 ini, Yayasan PGC membeasiswakan pelajar dari Sangatta dan Bengalon, sebanyak 50 orang pelajar dari kelas VII sampai kelas XII. Sebagian disekolahkan di YPPSB dan sebagian lainnya tersebar di sekolah-sekolah yang ada di Sangatta dan Bengalon.
Isa, Ibu dari Hastina, kelas VII SMPN 3 Sangatta Utara mengaku terharu mendengar motivasi yang diberikan Utoro. Ia ingin anaknya bisa meraih prestasi lebih tinggi lagi agar cita-cita anaknya menjadi guru, bisa terwujud.


“Anak saya maunya jadi guru. Saya bilang, kalau mau jadi guru, kamu harus belajar yang rajin Nak, biar nanti dapat beasiswa,” tutur istri dari Handani, warga Gang Santai Sangatta.


“Yah, untungnya ada beasiswa ini. Dia ikut tes dan lulus. Kami menjadi terbantu, sebab anak saya yang pertama baru masuk kelas X di SMK Muhammadiyah,” lanjut Isa.


Isa mengharapkan program beasiswa YPPGC ini terus berlanjut agar anaknya bisa menlanjutkan pendidikan lebih tinggi lagi. “Suami saya buruh bangunan lepas. Keluarga kami mengharapkan anak kami bisa menerima beasiswa ini, biar pendidikannya lanjut,” harap Isa.(*)

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. warta kutim - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template